CSR
Share

Ikhtisar

PUBLIC CONTRIBUTION ROADMAP

Melalui Public Contribution Roadmap, Astra berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Dalam implementasinya keduanya dijabarkan menjadi kebijakan, target yang terukur, kriteria serta prosedur pelaksanaan yang dirangkum dalam Astra Green Company (AGC) dan Astra Friendly Company (AFC).

AGC mewujudkan komitmen Astra dalam pengelolaan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja. AFC mencantumkan berbagai arahan strategi dan implementasi Astra dalam berinteraksi dengan para pemangku kepentingan dan masyarakat sekitar yang terwujud dalam 4 Pilar Utama.

LINGKUNGAN HIDUP

Dalam menjalankan bisnisnnya, Astra selalu melakukan proses produksi dan operasional yang ramah lingkungan. Ramah lingkungan dalam hal ini adalah mengendalikan dan meminimalisasi konsumsi energi, air, serta penggunaan sumber daya alam lain. Oleh karena itu, salah satu aspek lingkungan yang senantiasa menjadi perhatian Astra adalah konsumsi sumber daya alam. Astra dan seluruh entitas bisnisnya secara terus-menerus meningkatkan efisiensi dan optimalisasi penggunaan material, sumber daya alam, energi serta mengelola limbah dengan baik melalui program-program Cleaner Production yang diimplementasikan di masing-masing anak perusahaan. Hal tersebut diwujudkan pada beberapa Kebijakan Astra yang ditetapkan pada tahun 2014:

  1. Penerapan Astra Green Company minimal BIRU (comply regulation) untuk seluruh anak perusahaan.
  2. Efisiensi sumber daya alam minimal sebesar 5% per satuan produk dibandingkan tahun 2013, melalui penerapan program cleaner production dan menggunakan renewable energy.
  3. Melaksanakan efisiensi energi dan menurunkan Gas Rumah Kaca (GRK) 2%.
  4. Mengupayakan pemenuhan regulasi PROPER melalui "Road To be Green PROPER".

Selain itu, Astra pun berkomitmen untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan dan menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan yang memungkinkan staf dan bisnis Grup Astra menjadi lebih ramah lingkungan. Astra menyadari bahwa tanpa adanya hubungan timbal balik antara perusahaan, masyarakat, dan lingkungan tidak akan terjadi bisnis yang berkelanjutan. Berikut adalah beberapa program lingkungan yang diinisiasi oleh Astra:

ASTRA Forest

Program ini merupakan program kawasan hutan terpadu Grup Astra seluas 200 hektare yang akan menjadi tempat pembelajaran tentang kehutanan, keanekaragaman hayati, serta pendidikan lingkungan tentang hutan tropis Indonesia. Astra Sentul Eco Edu Tourism Forest (ASEETF) digagas sebagai upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang berkolaborasi dengan Kementerian Kehutanan dan Perhutani di Babakan Madang, Sentul, Jawa Barat. Pada tahun 2014, Astra telah menginvestasikan Rp 1,2 Miliar dalam mengembangkan kawasan hutan ini.

Astra Green Lifestyle (AGL)

Astra bersama anak perusahaan menyelenggarakan program Astra Green Lifestyle (AGL) di beberapa kota besar seperti Jakarta, Palembang, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Makassar, dan Mamuju. AGL memiliki semboyan "Kenali-Lakukan-Ajarkan" untuk mengkampanyekan gaya hidup ramah lingkungan. AGL diisi banyak kegiatan seperti Jakarta Green Run (JGR), pameran lingkungan dan pengumpulan 40.000 bibit pohon. Guna mendukung kegiatan ini Astra telah mengeluarkan biaya sebesar Rp 1,2 Miliar.

KETENAGAKERJAAN, KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

A. KETENAGAKERJAAN

Sebagai salah satu grup perusahaan terkemuka di Indonesia, kehadiran Astra memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menciptakan lapangan kerja. Kesempatan bekerja terbuka bagi siapapun yang ingin bergabung dengan Astra. Astra juga memiliki kebijakan yang memastikan bahwa setiap pegawai dan calon pegawai diperlakukan dengan adil dan penuh rasa hormat tanpa melihat perbedaan usia, ras, agama, keyakinan, jenis kelamin, hingga kondisi fisik. Astra menentang segala bentuk diskriminasi dan memegang prinsip kemanusiaan serta menghormati hak asasi manusia dalam pengelolaan sumber daya manusia. Segala bentuk pelanggaran atas kebijakan ini akan ditindak sesuai dengan peraturan perusahaan.

Astra juga memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia melalui pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan. Pada tahun 2014 ini, Astra melanjutkan program pengembangan kompetensi yang dilaksanakan dari tahun-tahun sebelumnya. Berikut adalah beberapa training yang dilaksanakan pada tahun 2014:

  1. Astra Leadership Development Programs
  2. Integrated Talent Development (ITD)
  3. Expert Management & Development
  4. Industrial Relation Development Program
  5. Industrial Relation Update

Astra juga terus berupaya membina hubungan yang harmonis dengan serikat pekerja sebagai perwakilan para karyawan yang membela hak mereka. Secara umum, Astra mendorong setiap anak perusahaan untuk dapat memiliki Lembaga Kerjasama Bipartit (LKS Bipartit) dan Mekanisme menyampaikan komplain (umpan balik). Selain itu, Astra juga memperhatikan kehidupan hari tua para karyawan. Astra mengikutsertakan setiap karyawan tetap dalam program yang dikelola oleh Dana Pensiun Astra (DPA) yang melengkapi program jaminan hari tua pemerintah.

B. KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

Astra senantiasa memastikan bahwa Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) karyawan merupakan hal yang wajib diperhatikan. Hal tersebut dimaksudkan untuk melindungi karyawan dalam bekerja sehingga pada akhirnya produktivitas dapat terjaga. Guna mendukung pelaksanaan K3 yang sistematis dan terarah, Astra telah merumuskan pedoman kerja yang mengatur tentang peningkatan kepedulian dan kompetensi K3 dari seluruh karyawan dengan pelaksanaan pelatihan dan safety talk rutin. Astra berkomitmen untuk mewujudkan Zero Workplace Accident melalui penerapan program Contractor Safety Management System dan Behavior Based Safety dengan menekankan pada pencatatan data, analisa dan antisipasi serta perubahan perilaku yang secara konsisten diimplementasikan di seluruh lini bisnis dan anak perusahaan kami.

PENGEMBANGAN SOSIAL DAN KEMASYARAKATAN

A. PENDIDIKAN

Astra turut berkontribusi meningkatkan mutu pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Astra telah mengadakan beberapa program untuk meningkatkan pendidikan serta melakukan beberapa pelatihan demi meningkatkan kualitas SDM di Indonesia.

Rumah Pintar

Astra bersama anak perusahaanya bekerjasama dengan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) membangun 20 Rumah Pintar di Seluruh Indonesia dengan biaya lebih dari Rp 20 Miliar. Rumah Pintar merupakan program berupa penyediaan sarana pendidikan bagi masyarakat melalui berbagai sumber belajar yang mewadahi berbagai kegiatan mulai dari pendidikan anak usia dini, remaja, kaum perempuan, hingga lanjut usia.

Pendidikan Daerah Pra-Sejahtera

Astra melalui Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR), melakukan pembinaan 50 Sekolah di daerah prasejahtera yang terletak di wilayah Lampung, Gunung Kidul, Bantul, Leuwiliang-Bogor, Pacitan, dan Kalimantan Timur. Astra membantu sekolah-sekolah tersebut agar siswa siswinya mampu meningkatkan kualitas, intelektual dan kompetensi kecakapan hidup (life skill) serta memiliki karakter yang didasarkan pada nilai luhur Bangsa Indonesia. Dalam melakukan pembinaan ini Astra telah menyediakan dana sebesar Rp 49 Miliar di tahun 2014.

Pemberian Beasiswa dan Bantuan Fasilitas Pendidikan

Melalui Yayasan Toyota Astra (YTA), Astra menjalankan program penyediaan bantuan dana dan pembiayaan untuk kegiatan pendidikan, riset dan pengembangan ilmu sains dan teknologi, bantuan alat peraga pendidikan dan buku-buku, terutama teknologi otomotif. Fokus utama program ini adalah untuk peningkatan kualitas pendidikan bagi pelajar-pelajar Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi serta kepada staf pengajar perguruan tinggi negeri yang melakukan penelitian sebagai salah satu syarat untuk meraih gelar Magister atau Doktor. Sebesar Rp 4 Miliar telah disediakan untuk menjalankan program ini.

Politeknik Manufaktur Astra

Melalui Yayasan Astra Bina Ilmu (YABI) dan Politeknik Manufaktur (Polman) Astra, perusahaan berusaha menyelenggarakan institusi pendidikan yang profesional dalam bidang teknologi, khususnya pada bidang yang terkait otomotif dan sumber daya alam, untuk menghasilkan lulusan siap pakai dengan kualitas terbaik di Indonesia. Polman Astra juga menyediakan beasiswa sebanyak 35% dari kapasistas kursi yang dibuka. Pada tahun 2014 Astra telah menginvestasikan Rp 5,5 Miliar dalam mengembangkan politeknik ini.

B. KESEHATAN

Astra sangat peduli terhadap peningkatan kesehatan masyarakat Indonesia khususnya di daerah. Astra menyadari bahwa kesehatan masyarakat sangat penting untuk menunjang keberlanjutan, baik individu, perusahaan, dan negara. Hal ini diwujudkan dalam bentuk bantuan peningkatan kesehatan berupa beberapa program yang dilaksanakan Astra Grup.

Mobil Kesehatan Astra (MOKESA)

Mobil Kesehatan Astra (Mokesa) adalah bantuan pengobatan gratis yang diberikan Astra bagi masyarakat di sekitar instalasi Astra di beberapa wilayah DKIJakarta dan Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Mokesa menyediakan bentuk layanan kesehatan bebas biaya seperti pemeriksaan dasar, pemeriksaan darah, dan pemeriksaan gigi bagi siswa PAUD. Dalam penyelenggaraan Mokesa ini Astra telah mengeluarkan dana lebih dari Rp 1,5 Miliar.

Pembinaan POSYANDU

Astra mengembangkan program Posyandu dengan teknologi informasi (IT) untuk melihat lebih detail mengenai keadaan status perkembangan gizi anak dan kesehatan lainnya. Dengan adanya Posyandu berbasis IT, keadaan status gizi anak secara otomatis dapat diketahui cukup dengan memasukkan hasil pengukuran ke dalam software. Grup Astra telah mengembangkan 905 Posyandu di seluruh Indonesia.

#generAKSISEHATIndonesia

Astra juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berkomitmen menjalankan hidup sehat demi masa depan yang lebih baik, melalui sebuah gerakan yang memanfaatkan social media bertajuk #generAKSISEHATIndonesia. Astra mengajak masyarakat untuk menggugah foto atau video berisi komitmen sehat yang dituliskan di atas kertas ke Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube dengan disertai hash tag #generAKSISEHATIndonesia. Satu foto atau video akan dikonversikan menjadi social action yang berarti sebuah kacamata untuk anak Indonesia khususnya di wilayah DKI Jakarta dan beberapa daerah perbatasan di Atambua dan Nunukan yang membutuhkan. Hingga akhir 2014, terdapat lebih dari 4.005 posting yang berarti lebih dari 4.005 kacamata yang diberikan oleh Astra dengan biaya Rp 1,1 Miliar.

C. INCOME GENERATING ACTIVITIES

Pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi perusahaan (ring 1) menjadi sasaran utama yang menjadi perhatian setiap perusahaan Grup Astra. Sebagai upaya menumbuhkan usaha-usaha produktif di masyarakat, Astra menyelenggarakan beberapa program Income Generating Activities (IGA).

Pemberdayaan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM)

Melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Astra melakukan pembinaan dan pengembangan UMKM di tanah air, juga sekaligus sebagai perkuatan value chain usaha Astra melalui program pemberdayaan atau Income Generating Activity (IGA) masyarakat di sekitar operasional Astra. Program pembinaan yang diberikan antara lain di bidang manajemen, teknologi, akses pasar, fasilitas pembiayaan, dan teknologi informasi dengan memaksimalkan sinergi pada jaringan value chain Astra secara terintegrasi. Sampai tahun 2014 YDBA telah berhasil membina 8646 UMKM dan telah menggelontorkan dana lebih dari Rp 7 Miliar dalam upayanya membina UMKM.

Bank Sampah

Melalui Program Bank Sampah Astra mengajak masyarakat untuk peduli terhadap nilai ekonomis sampah. Masyarakat didorong untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah ke Bank Sampah. Setiap sampah yang disetorkan akan diganti dengan uang yang kemudian ditabung oleh masyarakat. Sampah yang terkumpul akan diolah kembali oleh Bank Sampah menjadi sesuatu yang lebih bernilai ekonomis. Hingga tahun 2014, Astra telah menyumbangkan dana lebih dari Rp 1 Miliar dalam mengembangkan program Bank Sampah

TANGGUNG JAWAB PRODUK/LAYANAN

A. PENDIDIKAN

Astra menerapkan kebijakan baru di bidang CSR mengenai pelaksanaan program Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas. Program ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial Astra sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di Indonesia turut berpartisipasi aktif dalam mengkampanyekan program tertib lalu lintas dan berkendara. Astra menyadari bahwa tingginya angka kecelakaan kendaraan bermotor di Indonesia disebabkan kurang tertibnya pengguna jalan dalam berkendara. Itulah mengapa Astra peduli terhadap keselamatan pengendara kendaraan bermotor dan pengguna lalu lintas dan berusaha untuk mengurangi angka tersebut dengan mengadakan program Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas. Bentuk program yang dilakukan dibagi menjadi tiga kategori, yaitu sosialisasi keselamatan berlalu lintas untuk pelanggan melalui pembagian buku dan booklet cara aman berlalu lintas, sosialisasi keselamatan berlalu lintas untuk masyarakat umum melalui talkshow keselamatan berlalu lintas di radio dan panduan keselamatan berlalu lintas untuk siswa sekolah melalui Astra Berbagi Ilmu. Hingga akhir tahun 2014 telah ada 7,1 juta orang terpapar program ini.

Secara umum total biaya yang dikeluarkan oleh Grup Astra untuk kegiatan Corporate Social Responsibility sejumlah Rp 529 Miliar.